Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

FK Unjani Tingkatkan Kapasitas Bidan dalam Kontrasepsi Pascapersalinan di Pangandaran

Shoppe Mall

Cimahi – FK Unjani Tingkatkan Kapasitas Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (FK UNJANI) Cimahi menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) dengan tema “Peningkatan Pengetahuan Bidan tentang Kontrasepsi Pascapersalinan”.

Acara yang digelar di Puskesmas Parigi, Kabupaten Pangandaran ini diikuti 50 bidan dari wilayah setempat.

Shoppe Mall

Kegiatan Pengabdian masyarakat kali ini adalah salah satu wujud komitmen FK Unjani khususnya Departemen Obstetri dan Ginekologi dalam upaya mengatasi kesenjangan pelatihan bagi tenaga kesehatan. Kegiatan ini juga difasilitasi oleh BKKBN Provinsi Jawa Barat dan Ikatan Bidan Indonesia cabang Pangandaran.

Acara dibuka secara resmi oleh dr. Mirza Ismail, Sp.OG., Subsp.FER selaku Ketua Pelaksana kegiatan Pengmas FK Unjani ini. Dia menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud kewajiban sebagai pendidik untuk mengaplikasikan ilmu sekaligus upaya konkret meningkatkan keterampilan bidan.

“Pemilihan Pangandaran didasari dari data Jawa Barat yang menunjukkan cakupan pemasangan IUD pascapersalinan masih rendah dan unmet need KB yang masih tinggi. Harapan kami, bidan yang telah dilatih dapat mengaplikasikan ilmunya kepada masyarakat sehingga semakin banyak yang terlayani,” kata dr. Mirza.

Ketua IBI Kabupaten Pangandaran, Farida Rojati AM.Keb., SKM berpendapat mengenai urgensi pelatihan semacam ini.

Baca Juga : 50 Lokasi Nobar Persib Bandung vs Lion City Sailors Malam Ini di Bandung dan Cimahi, Bobotoh Merapat

FK Unjani Tingkatkan Kapasitas
FK Unjani Tingkatkan Kapasitas

Dia memaparkan dari 470 bidan di Pangandaran, hanya sebagian kecil yang pernah mendapatkan pelatihan serupa dengan pengetahuan yang ter-update.

Dia menyatakan kerinduannya akan pelatihan masif seperti di era sebelumnya dan menyebut kendala biaya sebagai hambatan utama, di mana terakhir hanya tiga orang yang bisa dikirim untuk mengikuti pelatihan.

Untuk itu, dukungan dari para dokter spesialis obstetri dan ginekologi seperti dari FK Unjani ini sangat dibutuhkan untuk meng-upgrade ilmu para bidan.

Kepala Puskesmas Parigi, Oyat Hidayat, S.Kep., Ners menyampaikan kesamaan pandangan mengenai kendala anggaran.

Dia mengusulkan idealnya ada alokasi anggaran khusus per puskesmas untuk mengirim tenaga kesehatan secara bergiliran. Oyat mengapresiasi atas kegiatan Pengmas FK Unjani yang memberikan pelatihan tanpa membebani biaya, serta berharap tenaga kesehatan dapat selalu update ilmu dan siap memberikan pelayanan terbaik.

PLT. Kepala Dinkes Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi, S.Kep., MM memberikan apresiasi tinggi terhadap tenaga kesehatan Pangandaran yang dinilainya luar biasa. Dia menekankan relevansi materi pelatihan pengmas FK Unjani ini sangat sesuai dengan tugas pokok bidan.

Yadi menjelaskan peran penting kontrasepsi IUD dalam mencegah empat terlalu dan skrining risiko untuk mencegah tiga terlambat.

Dia berharap bidan dapat melakukan pemetaan ibu hamil di wilayah kerjanya masing-masing, serta menegaskan pesannya agar tenaga kesehatan tidak asal bekerja tetapi harus sungguh-sungguh dalam memberikan layanan terbaik dan inovatif yang menjadikan kesehatan ibu dan anak sebagai prioritas.

Shoppe Mall