Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Guru di Cimahi Tak Perlu Cicipi MBG, Uji Makanan Dilakukan Petugas SPPG

Shoppe Mall

Cimahi – Guru di Cimahi Tak Perlu Cicipi MBG, Uji Makanan Dilakukan Petugas SPPG. Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Cimahi, Hanif Abdul Rafi sebut guru sebagai pencicip sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan berlaku di Kota Cimahi. “Di SPPG di sini tidak ada perintah untuk guru, tidak ada untuk tes makanan (MBG),” kata Hanif, Minggu (5/10/2025).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditelurkan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) jadi sorotan. Penyebabnya, rentetan keracunan massal yang menimpa siswa dan ibu menyusui sebagai penerima manfaat.
Program MBG di Kota Cimahi yang sudah berjalan sejak beberapa bulan ini untungnya masih zero kasus. Pemerintah daerah bergerak cepat mengumpulkan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pengolah dan pendistribusi MBG.

Shoppe Mall

Hanif mengungkapkan, uji organoleptik sajian MBG akan dilakukan oleh ahli gizi masing-masing SPPG. Hal itu merupakan prosedur standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Organoleptik merupakan suatu metode pengindraan suatu produk makanan yang meliputi rasa, warna, bau, dan sentuhan.

Saat ini, tercatat sudah ada 26 SPPG namun baru 19 yang beroperasi. Kepala SPPG diberikan arahan agar segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Betul kami dikumpulkan setelah ramai kasus keracunan MBG. Arahannya kami diminta mengurus SLHS, karena aragan dari Kemendagri dikasih waktu 14 hari harus diurus dan selesai,” kata Kepala SPPG Padasuka Cimahi, Bagas Kahan, saat ditemui.

Baca Juga : 35 Lokasi Nobar Persib Bandung vs Bangkok United Malam ini di Bandung hingga Cimahi, Bobotoh Merapat

Guru di Cimahi
Guru di Cimahi

“Kami melaksanakan organoleptik, melakukan tes food yang sudah diproduksi. Uji organoleptik dilakukan ahli gizi SPPG, guru Cimahi tidak cicipi sajian MBG,” ungkapnya.

Terpisah, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana turut mengkonfirmasi jika tidak ada keterlibatan guru dalam mencicipi sajian MBG. Pihak sekolah hanya bertugas sebagai salah satu pihak yang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG di Kota Cimahi. “Kalau guru tidak, SPPG yang menyiapkan, guru dan kita ini pengawasan, turut membantu agar SPPG bisa berjalan,” kata Ngatiyana.

Ngatiyana menuturkan, setiap SPPG tekan memiliki struktur organisasi mulai dari kepala, ahli gizi, hingga karyawan yang berjumlah setidaknya 50 orang.
“Kalau di SPPG sudah menyiapkan karena tenaga kerjanya ada 50 diantaranya 3 ahli gizi, yang memeriksa makanan, bukan kepala sekolah, justeru dari SPPG dicoba dulu oleh mereka sehingga aman,” ujarnya.

 

Shoppe Mall