Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

BNN Cimahi Bakal Gandeng Pengusaha untuk Berdayakan Korban Penyalahgunaan Narkoba

Shoppe Mall

Cimahi – BNN Cimahi Bakal Gandeng Pengusaha untuk Berdayakan Korban Penyalahgunaan Narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi akan memberikan peran kepada pengusaha dalam penanganan korban penyalahgunaan narkotika. Penguasaha bisa melatih mereka agar mendapat keterampilan.

Kepala BNN Kota Cimahi, Letkol CPM Yulius Amra, mengatakan, program pemberdayaan itu merupakan satu di antara langkah untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika kambuhan.

Shoppe Mall

“Kami akan mencoba memberdayakan mereka, melatih life skill, kemampuan mereka untuk berusaha supaya mereka tidak teringat itu lagi. Baik sebagai pengedar atau penyelaguna. Mereka supaya punya kesibukan. Ternyata saat mereka tidak punya kesibukan, mereka selalu mencari pelarian. Pelariannya ke situ,” kata Yulius Amra, Senin (3/11/2025).

BNN akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi hingga memetakan program corporate social responsibility (CSR) untuk memberdayakan korban penyalahgunaan narkotika. Rencananya, program tersebut akan digulirkan pada 2026.

“Mungkin tahun depan kita akan berhubungan dengan lembaga Disnaker, mungkin ada CSR di perusahaan. Kita membina yang sudah sadar, sudah sembuh. Untuk memberikan kerhampilan, untuk mereka dapat berpenghasilan juga,” ujarnya.

Yulius menuturkan, upaya preventif berupa sosialisasi terus digencarkan oleh BNN Cimahi. Baik di tingkat sekolah hingga kampus dalam balutan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Langkah preventifnya adalah razia, sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba, baik dari mulai tingkat PAUD sampai ke universitas. Setiap hari kita sosialisasi, datang ke sekolah-sekolah. Ada juga ketahanan keluarga untuk Keluarga Bersinar,” ucapnya.

Baca Juga :  11 Kampung di Dayeuhkolot Bandung Masih Terendam Banjir, Puluhan Warga Pilih Mengungsi

BNN Cimahi Bakal Gandeng
BNN Cimahi Bakal Gandeng

Ketua Ashesi Sidrap, Suardi Ngate, menyampaikan bahwa sebanyak 24 pengusaha hiburan hadir dalam kegiatan ini. Ia berharap kolaborasi dengan BNNK dapat memberikan pencerahan bagi pelaku usaha tentang bahaya narkoba, sekaligus mencegah potensi peredaran barang haram tersebut di lingkungan usaha hiburan. “Kami ingin rekan-rekan pengusaha hiburan semakin memahami risiko dan dampak narkoba, serta berperan aktif dalam pencegahan,” ujarnya.

Kepala BNNK Sidrap, Syahril Said, mengapresiasi inisiatif kerja sama ini. Ia menilai kesadaran pelaku usaha hiburan untuk turut serta dalam pencegahan peredaran narkoba adalah langkah positif yang patut menjadi contoh.
“Data kami menunjukkan hampir semua lini kehidupan telah dimasuki jaringan peredaran narkoba, termasuk tempat hiburan.Peran pengusaha sangat penting untuk menjaga lingkungannya tetap bersih dari narkoba,” tegasnya.

Dalam paparannya, Syahril menjelaskan dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, pola peredaran, hingga cara jaringan narkoba menyusup ke berbagai sektor. Ia juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan, seperti pemasangan imbauan larangan narkoba di lokasi usaha hiburan.

Lebih lanjut, Syahril mengingatkan bahwa pemberantasan narkoba menjadi salah satu program prioritas atau Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, dukungan semua pihak, termasuk pelaku usaha, sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.

Shoppe Mall